OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

Sedang Trending 8 bulan yang lalu 148
Minggu, 25 September 2022 12:11 WIB
Logo OJK. wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Audit Otoriotas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena, menyebut kondisi sektor jasa keuangan saat ini dalam kondisi baik—meski di tengah kondisi geopolitik dan naiknya harga komoditas. Oleh karena itu, sektor jasa keuangan perlu lanjut didukung dengan tata kelola yang baik.

“OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis atau three lines model untuk mewujudkan Industri Jasa Keuangan (IJK) yang sehat, tumbuh berkelanjutan, serta mengutamakan perlindungan konsumen,” ujar Sophia dalam keterangan tertulis, Ahad, 25 September 2022.

Penguatan pertahanan tiga lapis tersebut, kata Sophia, meliputi penguatan tata kelola IJK sebagai lini pertama. Kemudian pernanan pengawasan Lembaga dan Prosesi Penunjang—seperti akuntan publik, kantor akuntan publik, aktuaris, penilai konsultan hukum—sebagai lini kedua, serta peranan OJK sebagai lini ketiga.

Penguatan tata kelola IJK dapat dilakukan antara lain dengan memperjelas peran dan tanggung jawab penyusun laporan keuangan. “Salah satunya mewajibkan penyusun laporan keuangan mempunyai sertifikasi Chartered Accountant (CA) dan mewajibkan adanya profesi aktuaris di perusahaan,” ujar Sophia.

Selain itu, meningkatkan kualitas SDM SJK di bidang IT, audit, dan akuntan. Terutama  terkait pemanfaatan dan analisis data, serta dengan menerapkan transparansi yang menyeluruh atas produk yang ditawarkan kepada konsumen.

“Yang kedua, penguatan Lembaga dan Profesi Penunjang antara lain dengan melakukan enforcement lembaga dan profesi penunjang untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan koordinasi dan reviu mutu lembaga dan profesi penunjang dalam menjalankan proses pengawasan atas Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK),” kata Sophia.

Ihwal penguatan peran OJK, menurut dia, antara lain dilakukan melalui penerapan mekanisme enforcement yang tegas atas pelanggaran yang dilakukan menggunakan berbagai prinsip hukum. Selain itu dengan memperkuat koordinasi antara OJK dan Lembaga terkait, seperti Bank Indonesia, Kemenkeu, Polri, Kejaksaan, dan Asosiasi.

Sophia berharap penguatan tiga lapis pertahanan dan penegakan hukum tersebut dapat meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pemulihan ekonomi nasional.  “Dengan tetap mengutamakan aspek perlindungan terhadap masyarakat sebagai konsumen,” ucapnya.

Baca: Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Ikuti warta terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






17 jam lalu

Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

Solo Great Sale 2022 atau SGS 2022 bakal dibuka mulai Ahad, 25 September 2022. Target transaksi dalam SGS yang semula dipatok senilai Rp 1,3 triliun, dinaikkan jadi Rp 2 triliun


1 hari lalu

Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

Bank Indonesia mencatat, aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan dalam negeri terjadi selama sepekan ini. Terutama dari pasar surat berharga negara (SBN).


1 hari lalu

Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 1,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).


1 hari lalu

Suku Bunga BI Naik Agresif, Pengusaha: Ekonomi dan Daya Beli Turun, Inflasi Semakin Tinggi

Pengusaha memperkirakan tingkat inflasi tetap tinggi meski kebijakan etnis kembang acuan Bank Indonesia agresif.


1 hari lalu

Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

OJK memantau penyaluran cicilan upaya rakyat atau KUR di daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


2 hari lalu

Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

Kemarin, BI mengerek etnis kembang acuannya sebesar 50 basis poin.


2 hari lalu

Marak Pinjol Ilegal, OJK Berikan Tips Akses Pinjaman Online

Maraknya pinjol ilegal menuntut masyarakat lebih waspada.


2 hari lalu

Suku Bunga Acuan Naik jadi 4,25 Persen, Kadin: Pengusaha Tingkatkan Efisiensi

Kenaikan etnis kembang acuan oleh Bank Indonesia menjadi 4,25 persen dinilai akan menambah beban berat yang harus dipikul kalangan pengusaha.


2 hari lalu

Pinjol Ilegal Marak, OJK Perketat Pengawasan

OJK mencatat jumlah pinjol ilegal yang sukses diblokir mencapai 4.000 platform.


2 hari lalu

Pemerintah Siapkan Anggaran untuk 3.256 Mahasiswa di LPDP 2023

Pemerintah juga memastikan anggaran untuk 7.047 mahasiswa yang sudah menerima beasiswa LPDP saat ini.


Selengkapnya