10 Cara Mengurangi Risiko Stroke

Sedang Trending 6 bulan yang lalu 93
Minggu, 30 Oktober 2022 19:01 WIB
Ilustrasi stroke.saga.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya masalah ini. Hal ini mulai dari makanan hingga gaya hidup.

Mengutip dari laman Stroke Association, makan makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol dan mengontrol diabetes. Kolesterol ialah unsur lemak yang dibuat dalam tubuh dan dapat diserap dari makanan. Kolesterol yang berlebihan dapat menyebabkan timbunan lemak menumpuk di arteri dan membatasi aliran darah. 

Cara Mengurangi Risiko Stroke

Selain itu, mengutip dari laman Cleveland Clinic, berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko stroke.

1. Makan berbagai makanan setiap hari

Karena tak ada satu makanan pun yang dapat memberikan tubuh seluruh nutrisi yang kita butuhkan untuk kesehatan yang baik. Karena itu, pilihlah berbagai makanan setiap hari untuk mendapatkan nutrisi yang cukup.

2. Makan makanan berwarna-warni

Untuk menuai nutrisi pelindung kesehatan yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, krusial untuk memilih berbagai makanan berwarna-warni setiap kali makan. Lakukan pendekatan pelangi dengan memilih berbagai buah, sayuran, dan kacang-kacangan. Dengan memilih warna pelangi, seseorang niscaya akan mendapatkan berbagai nutrisi.

Baca: Perbanyak Aktivitas Fisik untuk Cegah Stroke

3. Makan buah dan sayuran setiap hari

Penelitian menunjukkan bahwa langkah terbaik untuk mendapatkan faedah dari diet sehat ialah dengan meningkatkan asupan buah dan sayuran. 

4. Baca label makanan

Membaca label makanan ialah langkah yang bagus untuk mempelajari lebih lanjut tentang makanan yang dimakan. Secara hukum, sebagian besar makanan harus mempunyai informasi nutrisi yang terdaftar dengan langkah standar. Saat memilih makanan untuk mengurangi risiko stroke, fokuslah pada label makanan untuk setiap porsi seperti kalori, lemak total, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, sodium, dan serat.

5. Batasi asupan lemak jenuh, lemak trans dan kolesterol

Kolesterol ialah lemak atau unsur lilin yang dibuat oleh tubuh dan ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Namun, terlalu banyak kolesterol dalam darah dapat meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

6. Pangkas natrium dalam makanan

Kebanyakan orang makan lebih banyak natrium daripada yang dibutuhkan oleh tubuh. Makan terlalu banyak natrium dapat menyebabkan tubuh menahan cairan dan meningkatkan tekanan darah. Tidak menambahkan garam ke makanan ialah salah satu langkah untuk mengurangi natrium. Alih-alih menggunakan garam, cobalah menggunakan bumbu dan rempah-rempah.

7. Pilih makanan yang tinggi serat

Serat dapat mengurangi kolesterol dan risiko penyakit kardiovaskular secara keseluruhan. Serat makanan ialah bagian dari tumbuhan yang tak dapat dicerna oleh tubuh. Serat mempengaruhi langkah tubuh mencerna makanan dan menyerap nutrisi. 

Berapa banyak serat yang dimakan tak hanya mempengaruhi tingkat kolesterol dan risiko stroke, tetapi mempunyai faedah kesehatan lainnya seperti membantu mengontrol gula darah, meningkatkan keteraturan, mencegah penyakit gastrointestinal dan membantu dalam pengelolaan berat badan.

8. Mempertahankan berat badan yang ideal

Memperhatikan porsi makan, seperti makan makanan tinggi serat dan rendah lemak, menghindari diet, meningkatkan aktivitas, dan melacak kebiasaan makan ialah langkah yang bagus untuk mencapai berat badan yang sehat. 

9. Kurangi asupan gula tambahan

Kelebihan asupan gula tambahan dikaitkan dengan hipertensi, obesitas, glukosuria tipe 2, dan dislipidemia, yang merupakan unsur risiko terjadinya stroke. Contoh gula tambahan ialah gula putih, gula merah, madu, tetes tebu, agar-agar, selai, dan minuman manis. 

10. Dapatkan cukup kalium

Asupan kalium yang memadai diperlukan untuk mempertahankan kegunaan jantung yang tepat. Namun, kebanyakan orang dewasa tak mengonsumsi cukup kalium. Kalium dapat didapatkan dalam buah, sayuran, dan produk susu. Karena itu, kalau seseorang mengonsumsi jumlah yang disarankan dari golongan makanan ini, maka akan mencapai asupan kalium yang cukup. 

WINDA OKTAVIA

Baca juga: Hari Stroke Sedunia, Ini Tema Tahun Ini dan Asal Mulanya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan warta pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “http://tempo.co/”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






6 jam lalu

Kenali 10 Penyebab Stroke, Anda Punya Gejalanya?

Stroke ialah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Apa penyebabnya?


8 jam lalu

Kementerian Kesehatan Siapkan Rp 30 Triliun untuk Pelayanan Penyakit Jantung hingga Stroke

Kementerian Kesehatan telah menyediakan anggaran sebesar Rp 30 triliun tiba 2027 untuk pelayanan penyakit katastropik seperti jantung dan kanker.


9 jam lalu

Perbanyak Aktivitas Fisik untuk Cegah Stroke

Pakar kesehatan menyebut memperbanyak olahraga dan aktivitas fisik sebagai salah satu upaya mencegah stroke.


23 jam lalu

Hari Stroke Sedunia, Ini Tema Tahun Ini dan Asal Mulanya

World Stroke Day atau Hari Stroke Sedunia diperingati setiap 29 Oktober. Kapan mulai ditetapkannya dan apa tema tahun ini?


1 hari lalu

Asal-usul Peringatan Hari Stroke Sedunia

Hari Stroke Sedunia diperingati tiap tahun pada 29 Oktober


1 hari lalu

Terlalu Lama Cegukan Berkemungkinan Menandakan Masalah Kesehatan

Cegukan juga dapat berlangsung lama yang rentan mengganggu aktivitas sehari-hari.


1 hari lalu

Awas, Stres pun Bisa Memicu Stroke

Salah satu kondisi fatal yang dapat diderita orang stres berkepanjangan ialah penyumbatan atau pecah pembuluh darah yang membikin berisiko kena stroke.


1 hari lalu

Keturunan, Faktor Pemicu Risiko Stroke di Usia Muda

Dokter menyebut perlunya perhatian pada kesehatan sejak muda sangat krusial untuk mencegah unsur risiko keturunan stroke.


2 hari lalu

Pentingnya 3T pada Penanganan Pertama Stroke

Dokter mengingatkan tiga langkah krusial dalam penanganan pertama apabila orang terdekat mengalami stroke. Apa saja?


2 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Prakiraan Hujan, Bedah Stroke, Wisudawan ITB

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Kamis 27 Oktober 2022, dipuncaki artikel prakiraan cuaca dari BMKG tentang daerah mana saja yang bakal dilanda hujan.


Selengkapnya